Sabtu, 30 November 2013

VENALOVA [part 3]

Hari ini Pukul16:25

Tubuhku terasa berat, pandanganku agak kabur, kepalaku pening. Aku pulang berpayung langit mendung, pekat. Ya..mungkin langit seakan mengerti rasa hati, mengerti suasana yg ku alami.

*Bruukk*
Kujatuhkan tubuhku diatas kasur di kamarku. Seketika semilir angin menerpa tubuhku dari jendela yang setengah terbuka. Kuambil handphoneku kumainkan mp3 dari handphoneku, entah lagu apa yang kumainkan, yang jelas bukan lagu dangdut.
Terdiamku memandang langit-langit kamarku yang seolah-olah berubah menjadi layar LCD yang sangat besar. Memainkan sebuah film, Menampilkan adegan-adegan indah bersama vena.

Sedikit mengobati rasa pening. Serta menebar rasa tak percaya. Kenapa ini terjadi, beberapa jam lalu dia marah padaku, entah kenapa dia membesarkan masalah sepele, aneh tak seperti biasanya. Manis senyumnya seakan tak terasa, hanya masam di wajahnya, menyipitkan matanya, seraya mengerutkan keningnya. Aah..ini sangat menyiksaku.

***

Kulihat jam dinding, menunjukkan pukul 20:00 sedari tadi ia tak membalas pesanku, tak mengangkat telponku, tak menjawab telepatiku.

"eh tunggu-tunggu emang lu punya telepati ya? "
"ah ya nggak, itu biar dramatis aja"

Ada apa dengannya, semarah itukah dia padaku. Aroma kopiku sudah tak wangi lagi, asapnya sudah tak mengepul lagi diatasnya, karena memang sudah tak panas lagi. Dingin..ia sudah dingin, karena mungkin terlalu lama ku melamun. Terlalu lama fikiranku melayang, entah kemana saja.

***

Pagi ini mentari sudah mengintip di balik awan, kicau burung menyambutnya, tetes embun mengiringinya, suara ting-ting kang bubur ayampun tak ketinggalan. Lengkap sudah pagi ini, indah untuk dinikmati. Tapi tidak denganku, pagi ini aku terasa sangat lemas. Padahal hari ini ada pelajaran olahraga tapi aku lemaas..aaaaahh.

***

Sampainya di kelas, Vena sama sekali tak menatapku, padahal biasanya dia menyambutku dengan senyumnya. Tidak untuk hari ini, karena dia masih marah padaku.

Saat jam pelajaran olahraga aku agak semangat melakukan pemanasan yeaah..aku bakar kegalauanku menjadi sebuah energi positif. Dan alhasil tubuhku yang tadinya lemas tak berdaya ini, jadi lebih enakkan, jdi lebih semangat. *Satu dua, satu dua, satu dua* sangat lincah ku melakukan pemanasan. *satu,dua,tiga,satu,dua,tiga...sayang semuanya* *oke..yang ini bukan pemanasan*

Saat kulihat Vena, dia justru tak terlalu bersemangat.
"eh bro, si vena kenape tuh kayaknya sakit gitu, lu apain dia hah? wah parah lu " tanya si Alif  padaku

"laah, gue kagak ngapa-ngapain suer deh, ah lu mikirnya yang kagak-kagak, lu.." tepisku

Pelajaran olah raga pun telah usai. Semuanya menuju ke kelas. Seperti biasa Alif bersamaku. Sampai di tengah perjalanan. Kami dikagetkan oleh suara teriakan seorang gadis. Saat ku menengok ke belakang, itu suara putri, teman sebangkunya Vena.

"yu..tolongin yu..vena pingsan nih.."

"ah...vena pingsan. Ya Allah semoga dia tak apa-apa, tolong ya allah" suaraku dalam hati.

Berlari ku menuju sumber suara itu, terlihat seorang gadis tergeletak, dipegangi seorang temannya. Dengan sigap langsung kuraih tubuhnya.

"lif ayo lif bantu bawa ke UKS ! "

"iy..iyaa"

Kutidurkan ia di ranjang UKS yang berwarna putih, dengan selimut kain garis-garis. Putri membuka kotak P3K ia mengambil sebotol minyak kayu putih. Aku ingat kalau Vena tak suka bau minyak kayu putih. Bisa-bisa dia tambah pusing nanti.

"eh put, jangan put..jangan pake minyak kayu putih. Dia gak suka baunya"

"oh..iya maaf"

Kulihat ia yang sedang terkulai di situ, Ah kasian dia... Sampai ketika kutatap dalam matanya yang terpejam, aku duduk di sampingnya. Dan tiba-tiba dia bangun dengan senyum lebar.

"Happy Anniversary 2 bulan sayang" katanya sambil tertawa puas.

"....., hahahaduh jadi pingsannya bo'ongan nih? "

"hahaha..iya, yang kemaren aku marah sama kamu juga itu bo'ongan koq, hehe maaf ya..aku cuma mau ngasih surprise kamu"

"hehe..kalo gini aku yang pingsan nih...hehe...dasar kamu ini ada ada aja"

"wah..kayaknya kita ganggu nih lif disini" kata putri pada alif

"iya nih..kita ganggu doang disini"
Jawab alif

"hahaha...huus-huus sana pergi, hahaha nggaklah nggaklah sini aja lagi pula alif jomblo tuh put ambil aja..hahaha " ledekku

***************************

Begitulah cinta, tak ada habisnya paling kalo abis tinggal bilang "bang nambah bang sejam" eh tunggu itu mah maen PS kali.

VENALOVA
Terima kasih buat kamu yang udah jadi inspirasiku buat nulis.

Maaf kalau tulisannya ada yang gak enak dihati, gak berbobot, gak seru, dan lain-lain. Saya akan belajar lagi.

Maaf jika ada kesamaan nama, peristiwa, tempat, dll. ^_^

Wassalamualaikum

Senin, 25 November 2013

VENALOVA [part 2]

Berjalan pelan ku menuju parkiran, sambil menggendong tas gendut ini, ya..gendut karena banyak banget isi nya. Dengan susah payah ku berjalan ke parkiran *dramatis nih* seakan-akan ada suara-suara yang menyemangatiku. "Ayo-ayo semangat wahyu..."
Aku berjalan agak cepat "ayo-ayo beberapa meter lagi" aku berjalan lebih cepat, lalu jatuh, terus melata. "ayo-ayoo terus-terus" aku mulai merayap.. *woi, ini apa apaan* *maaf ini ngetiknya nggak sengaja* *banting keyboard* *ambil lagi*

Oke, kembali ke cerita.

*plaak* "hoi..koq lemes banget ? Kaya orang kurang darah? " seseorang menepukku dari belakang.

Aku berbalik dan ternyata itu Vena, padahal tadi kalo seaandainya itu orang negara api, udah gue terbangin pake pengendalian udara gue *secara gue kan avatar* *oke,ini gue mulai gila*

"eh, kamu yang...iya nih lemes nih, gendong dong..* balasku

*plaak* gue di tabok lagi

"ah kamu ada-ada aja, masa minta gendong,"

"haha, becanda doang koq, abisnya jamu aja ada yg gendong, masa aku nggak"

"hehehe, eh lha kamu mau pulang nuntun motor itu lagi? "

"hmm..nggak juga sih, rencananya aku mau beli bensin di warung ujung perempatan sana"

"owh iya, ini kunci motorku, ayo aku anter beli bensin dulu, kasian kan kalo jalan kaki"

"hehe, iya, oke ibu negara..ih pengertian banget deh" pujiku sambil agak mencubit pipinya,

Memang benar, cinta memberi tanpa diminta.

*padahal gue mbayanginnya kecup keningnya gitu, kaya di film mohabbatien , tapi ini sekolahan bro..* *maaf tulisan tadi gue gak sadar ngetiknya*

Dan akhirnya gue beli itu bensin, tapi gue pinjem bentar itu dirigennya, karena motor gue di sekolahan. Dan akhirnya motor gue jalan lagi. Yeeaah..*tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan meriah* *disisipi suara dora sama butt. Berhasil-berhasil-berhasil* *apa apaan ini*

Dan kami pulang bersama tetapi setelah melewati persimpangan jalan, kami pisah arah, karena rumah kami beda arah.

***

Sore ini gue mau jalan sama Vena. Kita mau ke Alun-Alun kota. Katanya dia pengen ngeliat menara mesjid yang ada di alun-alun kota itu *tunggu ini terdengar aneh* ah abaikan yang penting kita jalan bareng. Pukul 16:15 WIB aku sampai dirumahnya. Baru saja aku standarkan motorku, keluarlah seorang gadis cantik dari dalam rumah. Senyumnya terlukis jelas di wajahnya, rambutnya terurai panjang, kuamati dia dari ujung kaki hingga ujung kepala. Subhanallah..subhanallah...subhanallah.. Gue sempet beberapa kali ngucap begitu..sampai-sampai ucapanya menyadarkanku dari lamunanku.

"yang...sayang...koq diem gitu. Yang...kedip yang..."

"eh..iy..iya  yang..udah siap yang ? " jawabku spontan

"oteh..udah dong, cantik kan..?"

"beeh...cantik banget.."

"hehehe..udah yuk berangkat. Eh tapi ini udah nggak mogok kan. Ntar di jalan mogok lagi.."

"hehe..udah nggaklah tadi siang kan cuma kehabisan bensin"

Ku pacu motorku dengan pelan, sambil menikmati suasana, karena sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan persawahan yang indah. Sampai tak terasa telah sampai di alun-alun kota. Yeeah.,padahal si tempatnya begini doang..tapi koq rame ya..apa jangan-jangan pada pengen liat itu menara masjid kali ya..*ini agak gila*

"yang..kita kemana dulu nih yang? "

"terserah kamu yang, kemana aja kamu bawa aku ngikut deh"

"hahaha...kita ke kantor bupati yuk yang..aku mau nagih utang sama dia"

"loh..emang bupatinya pernah ngutang gitu sama sayang"

"hahaha..ya nggak,"

"yee..dasaar" sambil mencubit lirih perutku.

Kami pun duduk di sebuah bangku taman, ya lumayan lah tempatnya sejuk, karena di lindungi pohon-pohon yang asri. Lama kami duduk disini, ya tau sendiri lah ngapain...hahaha
Saat aku melihat jam, jam sudah menunjukkan pukul 18.00. Mungkin kami akan sholat magribh dulu di masjid, di alun-alun kota ini.
Sampainya dimasjid, ternyata kami ketinggalan. Sholat berjama'ah sudah usai. Kami pun memutuskan sholat berdua, aku jadi imamnya, dia jadi makmummya, setelah sholat dia juga mengaaminni do'a-do'a ku.
Sinar di wajahnya terpancar jelas, sungguh manis saat kulihat ia memakai mukena. Beeh... jadi pengen pake mukena nih *laah ini apa-apaan* *maaf pemirsah*
Jadi pengen memandangnya terus.

*kemudian bersambung*

Kaliwadas, 2013

Minggu, 24 November 2013

VENALOVA [part 1]

"eemmmh.."
Ku hirup aroma khas dari secangkir kopi yang baru saja ku buat. Menyesap secangkir kopi sambil ditemani satu halaman artikel blog. Ya begitu adalah salah satu caraku untuk menikmati hidup ini. Dengan memasukan caffein ke dalam tubuhku. Menghangatkan, menerbangkan pikiran menyembulkan inspirasi.

Sampai tak sadar kopiku habis hingga tinggal dedak kopi yang tidak larut di dasar cangkir.
Hujan di sore ini pun semakin deras. Dinginyapun menjelma menjadi jarum yang menusuk-nusuk kulit. Ah sial, segelas mesin penghangatku sudah habis, tapi dinginnya justru semakin liar. Tapi mengapa tak kubuat lagi saja.
Tak terasa 3 gelas ku habiskan. Memang aku kecanduan dengan rasa, aroma, sensasi yang diberikan kopi sungguh nikmat.

Tepat di tegukkan terakhir gelas ke tiga. Tiba-tiba handphone ku bergetar, sepertinya ada pesan masuk.

"hallo cintaku.. :-*
lagi ngapain nih, koq ndak ngabarin aku sih"

begitulah isi pesannya, saat ku buka. Itu pesan dari Vena, bidadari manis dalam hidupku. Yang senyumnya selalu menghiasi langit-langit pikiranku. Langsung saja ku balas pesannya.

"lagi mikirin kamu ini :-*  . Iya maaf sengaja, biar kamu nambah kangen"

"ah..kamu bisa aja, tanggung jawab nih tambah kangen tau" balasnya

Lalu kami larut dalam suasana, bicara hal-hal ringan hingga serius.
Sampai kini senja mulai mengenakan sepatunya, bergegas pergi. Berganti dengan sang malam. Hangat cintanya makin hangat terasa. Gadis cantik ini memang pandai betul membuat aku tersenyum.

***

Pagi ini hari senin aku harus berangkat lebih pagi, karena ada upacara bendera. Tapi apa yang terjadi.
"sial.."
Bensiku habis, motorku mogok. Ah kenapa tadi tak kuisi dulu..padahal tadi aku melewati SPBU. Mungkin karena terlalu terburu-buru jadi tak ingat kalau bensin habis. Padahal jarak ke sekolah tinggal 100 meter lagi, tanggung bener. Kutuntun motorku dengan wajah agak kesal.

"Motornya kenapa mas ? Mas, bawa motor koq nggak dinaikin? "

tanya satpam sekolah, agak tertawa

"iya ini, saya tuntun dari rumah"

jawabku kesal. Untung saja aku tak dipukul pentungan satpam itu tadi. Oke fine, ku tuntun motor ini sampai parkiran. Sambil sesekali mengelap keringat dengan tanganku. Dalam pikiranku membayangkan kalo tiba-tiba ada melody JKT48 nempelin pocari sweat gitu ke pipi gue..beeh adem kali ye.. *iklan dalam khayalan liar*

"bang itu motornya kenapa bang ? Koq dituntun gitu, abang maling motor ya? " terdengar suara lembut membuyarkan lamunanku. Itu Vena, ya dia emang bisa aja menghiburku.

"yaah..bukannya dibantuin malah diledekin, tak cium juga nih" balasku.

"hehe..iya-iya ini tak bantuin. Tapi ngomong-ngomong ini motornya kenapa? "

"ini saya nemu dijalan tadi, nanti kita jual bareng ya."

*plaak* "yee..ditanya serius juga..jawabnya nyeleneh"

"hehehe..iya maaf-maaf, bukannya kamu yang mulai kan tadi."

"hehe..ih..tak cubit nih"

"hehe..aduuh-aduuh.."

***

Upacara telah berakhir, semua masuk ke kelas masing-masing.
Aku berjalan pelan dengan alif, teman sekelasku

"bro..abis ini kita ulangan biologi bro..ente udah belajar belom? "
tanya alif, memulai pembicaraan.

"aah..kampret, gue lupa belajar"
Jawabku terkejut

"ah..lo. ngomong kampretnye biasa aje..mampus lu, siap-siap aje remidi"

"njiir..lu ndo'ainnye yang kagak bener, lha elu sendiri udah belajar emang ?"

"haha..belum juga"

"hahaha, kita senasib bro"

Oke, sekarang adalah detik-detik menjelang ulangan, guru mapel pun masuk dengan muka yang sangat menyeramkan lebih horor dari yang gue kira *padahal muka gurunye lempeng-lempeng aje, mungkin karena mau ulangan jadi gitu* tapi tak mengapa gue kan bisa liatin senyum badai cewek gue, haha..ulangan berasa jadi gampang banget, *ceileh*

***

Bel pulang sekolah berbunyi. Yeaah, agak lega nih udah berhasil melewati hari ini. Sekarang cuman satu nih masalahnya, gimana cara gue pulang nih.

*Bersambung biar penasaran*

Kaliwadas, 2013

Minggu, 10 November 2013

Pahlawan

10 November
hari itu diperingati sebagai hari pahlawan. siapa sih pahlawan itu?
apakah pahlawan itu super hero yang memakai topeng terus pake kancut diluar. Tidak selamanya begitu, jadi siapa dong?
Pahlawan yaitu orang yang sangat berjasa, entah dia mengorbankan nyawanya,ilmunya,kekuatannya,dan apapun yang dia punya. Untuk memperjuangkan kebenaran,kemakmuran. Karena jika yang diperjuangkan kejahatan, itu bukan pahlawan, beda lagi kalau idul adha, itu yang dikurbankan sapi,kambing,kerbau,unta atau yang lainnya.
Lain lagi kalo yang dikorbanin perasaan kalo itu mah biasanya jomblo-jomblo korban PHP

oke cukup itunya, kita kembali ke pahlawan.
sebelumnya saya mau tanya. Kenapa diatas makam pahlawan ada helmnya, emang mau naik ojek ya..? *ah abaikan*

Bagaimana sih sosok pahlawan sesungguhnya..kalo menurut gue sih ada beberapa orang yang  pantas disebut pahlawan tapi kita tidak sadar.

1- orang tua
iya orang tua lo, kenapa?  coba deh lo renungin gimana ibumu mengandungmu kurang lebih 9 bulan *ini buat yang dikandung ya buat yang dimuntahin nggak usah dibaca* lalu perjuangannya melahirkanmu. mempertaruhkan nyawanya. doanya dalam hati "jika diantara kami harus ada yang kau ambil, ambillah aku..selamatkan lah anakku dia sama sekali tak berdosa" begitulah kata ibumu saat melahirkanmu.
sementara itu ada seseorang yang sedang menunggu kelahiranmu, ya itu ayahmu. dia juga berdo'a dalam hatinya. "seandainya di antara kami bertiga harus ada yang KAU ambil, ambillah aku..selamatkanlah mereka"

emmh..sungguh mengharukan memang, maka dari itu tolonglah cintailah mereka, mereka adalah sosok pahlawan pertama dalam hidupmu.

2-Guru
sudah jelas dalam lagu hymne guru
kalo guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam
sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

mereka mencerdaskan kita para muridnya, mereka selalu berdoa muridnya akan menjadi orang yang bermanfaat, yang berguna.

3-para pembuat jejaring sosial
ya..kalau ini sih buat anak muda jaman sekarang yang hidupnya lontang lantung di jejaring sosial, kaya twitter,facebook,instagram,path atau apalah yang lainnya.
pemuda-pemudi yang kerjaannya update tiap sedetik sekali, bahkan lagi tarik nafas, buang nafas sekalipun pake ditweett.

4- charger, powerbank
kalo ini buat yang setiap saat sama smartphone, charger bisa jadi pahlawan ketika tiba-tiba lowbat padahal lo lagi asik ngechat sama gebetan atau pacar

5-temen
iya temen lo inget post gue tentang temen kan yang disini. nah temen bisa jadi pahlawan disaat-saat terdesak, saat lo dikeroyok banci misalnya, atau hampir di gampar tante-tante karena lo nggodain ntu tante-tante. atau mungkin disaat lo lagi galau temen lo bisa ngasih saran, bisa menghibur lo, bisa ngutangin lo.

nah menurut lo siapa aja sosok pahlawan dalam hidup lo?

cukup segitu dulu ye..intinye gue cuman mau ngucapin selamat hari pahlawan.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya"

Oke..so cepet sono ucapin selamat hari pahlawan sama orang yang lo anggap pahlawan.

salam sejahtera  *alaala menteri*

Sabtu, 09 November 2013

senyum bidadari

"eh koq sendirian aja"
"iya, temenin dong"
"lha ini, ditemenin.."
"ah kamu ini, biasanya juga aku dicuekin"
"ah yaudah, aku pergi nih"
"yee..jangan dong gitu doang marah"
"siapa yang marah ?"
"entah, itu orang lewat kali"
"ye..eh kmu koq lucu ya..kalo cemberut gitu"
"jadi kamu mau aku cemberut terus nih?"
"ya. bukannya gitu, lucu aja jadi gemes deh"
"ah kamu ini gombal ah."
"hehe, kamu gak mau puter balik? "
"apanya yang puter balik?"
"itu, kamu cantiknya kelewatan"
*kemudian saling tertawa bersama di ujung kelas, saat jam istirahat*

kamu yang bisa dengan mudahnya membengkokkan garis bibirku ke atas, menatapku dengan penuh cinta, merangsangku membalas senyummu.
waktu terasa berhenti disaat aku bersamamu. tapi ingatlah cintaku tak akan terikat waktu, waktu akan kubuat tunduk padaku.

angin yang semelir berhembus, menerbangkan pikiranku, setinggi mungkin aku dibawanya. sampai kutemui secangkir senyuman manis.

kasih, senyummu nyawaku..

Minggu, 03 November 2013

Selamat Ulang Tahun Cintaku

Assalamualaikum.
Selamat ulang tahun cintaku, sedikit berbeda memang, aku mengucapkan met ultah lewat ini, yaa ndak apa apa lah. *itulah saya :-D sukanya antimeanstream

Semoga dengan adanya tulisan ini bisa bermanfaat utk saya dan juga kamu khususnya. Untuk bisa saling introspeksi diri.

Ulang Tahun  sebenarnya adalah pengurangan jatah hidup kita. Dan yang bertambah hanyalah nominal angka setiap tahunnya.
Jadi mari bersyukur kepada Allah, yang telah memberikan nikmatnya dari sebelum kita lahir, dalam kandungan, hingga sampai sebesar ini, sampai nanti akan terus berlanjut. Tidak akan terhitung nikmatnya,seandainya saya sebutkan satu persatu juga tidak ada habisnya, sebab setiap hembusan nafas, detak jantung, aliran darah,dan yang lainnya adalah nikmat Allah. Jadi sudah seharusnya kita bersyukur.
Aku berharap agar Allah senantiasa melindungimu, menjagamu. Semoga bahagia selalu, sehat selalu, dan yang lainnya *karena kalau saya sebutkan satu persatu tidak ada habisnya nanti..*
Jadi sekali lagi "Selamat Ulang Tahun ya, wish you all the best, Love you.."

satu lagi Ya Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu Maha Mendengar dan Maha Melihat
aku  ingin engkau mendapat berkah, ridho dan rahmat Allah
Dengan begitu maka segala urusanmu, baik di dunia maupun di akhirat akan baik-baik saja Aku yakin karena Allah lebih banyak
memberikan rahmat-Nya daripada murka-Nya. Menjadi manusia yang berguna bagi keluarga, agama dan negara. Selalu berada di jalan yang lurus dan semakin lurus. Memperbaiki akhlak juga. Dijauhkan dari kesombongan, kedengkian
dan segala penyakit hati.

wassalamualaikum

*maaf kalo gue gak masang poto cewek gue, ntar yang ada lo naksir lagi, hehehe*